Jasa Pasang CCTV Lubang Buaya

Jasa Pasang CCTV Lubang Buaya | Rumah, Ruko & Usaha

CCTV Cibubur melayani jasa pasang CCTV Lubang Buaya untuk rumah, perumahan, toko, ruko, kantor, sekolah, kos, bengkel, gudang dan berbagai tempat usaha dengan kebutuhan sistem pengawasan yang disesuaikan dengan kondisi bangunan.

Lubang Buaya merupakan bagian dari wilayah Cipayung, Jakarta Timur. Kebutuhan CCTV pada setiap properti dapat berbeda, sehingga pemasangan sebaiknya tidak hanya ditentukan dari jumlah kamera. Gerbang, carport, pintu utama, area parkir, kasir, koridor, ruang penyimpanan, sisi bangunan, kondisi malam hari, jalur kabel, jaringan, recorder dan kapasitas storage perlu diperhitungkan sebagai satu sistem.

Layanan dapat mencakup:

  • instalasi CCTV baru;
  • pemasangan perangkat yang sudah dimiliki pelanggan;
  • penambahan titik kamera;
  • relokasi kamera;
  • upgrade sistem existing;
  • maintenance CCTV;
  • troubleshooting;
  • penataan kabel;
  • penggantian DVR/NVR;
  • instalasi atau penggantian hard disk;
  • konfigurasi IP Camera;
  • setting PoE;
  • setting jaringan;
  • monitoring CCTV melalui smartphone.

Untuk sistem existing, penggantian seluruh perangkat tidak selalu menjadi langkah pertama. Kamera, connector, kabel, power supply, PoE switch, DVR/NVR, hard disk dan jaringan dapat diperiksa terlebih dahulu untuk menentukan bagian yang masih dapat digunakan.

Untuk membantu menentukan kebutuhan awal tersedia halaman Jadwal Survei CCTV.

Table of Contents

CCTV untuk Rumah dan Perumahan di Lubang Buaya

Pada rumah, prioritas pengawasan biasanya berkaitan dengan akses keluar-masuk dan bagian bangunan yang tidak mudah terlihat langsung.

Area yang dapat dipertimbangkan antara lain:

  • gerbang;
  • carport;
  • pintu utama;
  • akses samping;
  • halaman belakang;
  • pintu servis;
  • tangga;
  • area penghubung antar lantai.

Kamera untuk Gerbang

Gerbang merupakan salah satu titik yang sering membutuhkan perhatian karena menjadi jalur keluar-masuk orang dan kendaraan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • arah kendaraan;
  • arah orang berjalan;
  • jarak kamera;
  • tinggi pemasangan;
  • pencahayaan;
  • bidang pandang;
  • lampu kendaraan pada malam hari.

Kamera yang terlalu tinggi memang dapat melihat area lebih luas, tetapi detail objek menjadi lebih kecil.

See also  Jasa Pasang CCTV Cileungsi Cibubur

Kamera untuk Carport

Carport dapat membutuhkan sudut berbeda dengan kamera gerbang.

Kamera pada area ini dapat diarahkan untuk melihat:

  • kendaraan yang terparkir;
  • akses menuju pintu rumah;
  • aktivitas di sekitar carport;
  • sisi depan bangunan.

Satu kamera tidak selalu harus dipaksakan untuk mencakup gerbang, carport dan pintu rumah sekaligus.

Kamera untuk Akses Samping

Sisi bangunan dapat menjadi blind spot apabila seluruh kamera hanya ditempatkan di bagian depan.

Jika terdapat jalur menuju belakang rumah, area tersebut dapat dipertimbangkan sebagai titik tersendiri.

Kamera untuk Halaman Belakang

Area belakang dapat dianalisis apabila terdapat:

  • pintu servis;
  • halaman;
  • area utilitas;
  • akses tambahan;
  • ruang penyimpanan outdoor.

CCTV untuk Toko dan Ruko di Lubang Buaya

Pada toko dan ruko, kebutuhan CCTV biasanya tidak hanya berkaitan dengan pintu masuk.

Area transaksi dan penyimpanan juga dapat menjadi prioritas.

Entrance

Kamera entrance dapat diarahkan untuk merekam aktivitas orang yang masuk dan keluar.

Kasir

Kamera kasir membutuhkan perencanaan lebih spesifik karena detail aktivitas biasanya lebih penting.

Pertimbangkan:

  • jarak kamera;
  • tinggi pemasangan;
  • angle;
  • pencahayaan;
  • resolusi.

Kamera yang terlalu jauh dapat menghasilkan gambar luas tetapi detail transaksi menjadi kecil.

Area Display

Kamera dapat diarahkan pada area yang memang menjadi titik aktivitas pelanggan.

Ruang Stok

Ruang penyimpanan dapat membutuhkan titik kamera berbeda dengan area penjualan.

Tangga dan Lantai Atas

Pada ruko bertingkat, tangga sering menjadi jalur utama antar lantai.

Jika terdapat beberapa lantai, perencanaan kabel dan posisi DVR/NVR sebaiknya dilakukan sejak awal.

CCTV untuk Kantor dan Tempat Kerja

Pada kantor, titik kamera dapat direncanakan berdasarkan akses dan aktivitas.

Area yang dapat dianalisis:

  • pintu masuk;
  • resepsionis;
  • koridor;
  • ruang kerja;
  • ruang penyimpanan;
  • pintu akses;
  • parkir.

Pada bangunan yang telah mempunyai jaringan data, IP Camera dan NVR dapat dipertimbangkan apabila infrastrukturnya sesuai.

CCTV untuk Sekolah, Tempat Pendidikan dan Fasilitas Pelayanan

Lokasi dengan aktivitas orang yang cukup tinggi membutuhkan penempatan kamera yang lebih selektif.

Area yang dapat dipertimbangkan antara lain:

  • gerbang;
  • area penerimaan;
  • koridor;
  • tangga;
  • halaman;
  • parkir;
  • pintu keluar-masuk.

Kamera sebaiknya digunakan pada area yang relevan untuk pengawasan dan tetap memperhatikan privasi.

CCTV untuk Kos dan Bangunan Bersama

Pada kos atau bangunan yang digunakan beberapa penghuni, kamera dapat diprioritaskan pada area bersama.

Contohnya:

  • gerbang;
  • parkir;
  • koridor;
  • tangga;
  • akses utama;
  • pintu keluar.

Kamera tidak sebaiknya diarahkan pada area privat yang tidak berkaitan dengan kebutuhan pengawasan.

Menentukan Jumlah Kamera Berdasarkan Zona

Jumlah kamera sebaiknya ditentukan setelah area penting diketahui.

Zona Akses

Dapat mencakup:

  • gerbang;
  • pintu utama;
  • akses samping;
  • pintu belakang;
  • jalur kendaraan.

Zona Aktivitas

Dapat mencakup:

  • kasir;
  • ruang pelayanan;
  • area pelanggan;
  • ruang kerja;
  • koridor.

Zona Penyimpanan

Dapat mencakup:

  • ruang stok;
  • gudang;
  • penyimpanan dokumen;
  • ruang peralatan.

Zona Outdoor

Dapat mencakup:

  • parkir;
  • sisi bangunan;
  • halaman belakang;
  • pagar;
  • akses servis.

Dengan pembagian tersebut, setiap kamera mempunyai fungsi lebih jelas dan tidak hanya menambah jumlah titik.

Mengurangi Blind Spot CCTV

Blind spot dapat muncul karena bentuk bangunan maupun benda yang menghalangi pandangan.

Beberapa penyebab antara lain:

  • dinding;
  • pagar;
  • tiang;
  • kendaraan;
  • pohon;
  • rak;
  • partisi;
  • kanopi.

Jangan Hanya Mengandalkan Kamera Sudut Lebar

Kamera dengan bidang pandang luas memang dapat melihat area yang lebih besar.

Namun semakin luas gambar, detail objek tertentu dapat menjadi semakin kecil.

Untuk titik seperti gerbang, pintu masuk atau kasir, posisi yang lebih fokus dapat memberikan hasil lebih relevan.

Kamera yang Saling Bertumpuk

Beberapa kamera dengan sudut hampir sama dapat menghasilkan coverage yang berulang.

Sebaiknya setiap kamera dirancang untuk melengkapi titik lainnya.

Evaluasi Setelah Layout Berubah

Perubahan furnitur, rak, kendaraan atau partisi dapat menciptakan blind spot baru.

Sebelum menambah kamera, langkah yang dapat dilakukan:

  • periksa posisi existing;
  • ubah angle;
  • lakukan reposisi;
  • relokasi jika memungkinkan;
  • testing ulang.

Kamera Outdoor untuk Gerbang dan Parkir

Kondisi outdoor berubah antara siang dan malam.

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan:

  • arah matahari;
  • backlight;
  • lampu kendaraan;
  • lampu halaman;
  • posisi kamera;
  • jarak objek;
  • kondisi sambungan outdoor.

Backlight

Kamera yang menghadap area terang dapat membuat objek di depannya terlihat gelap.

Pada perangkat tertentu, WDR dapat membantu mengelola perbedaan cahaya.

Namun posisi kamera tetap perlu dievaluasi.

Lampu Kendaraan

Sorotan lampu kendaraan dapat membuat bagian gambar terlalu terang.

Sudut kamera dapat direncanakan agar lampu kendaraan tidak selalu langsung mengenai lensa.

Infrared, Full Color dan Hybrid Light

Tidak semua titik membutuhkan teknologi malam yang sama.

Infrared

Infrared membantu kamera tertentu menghasilkan gambar pada kondisi minim cahaya.

See also  Jasa Pasang CCTV Pondok Ranggon

Jarak efektif berbeda pada setiap model.

Full Color

Pada seri tertentu, kamera dapat memberikan informasi warna lebih baik pada malam hari apabila pencahayaan mendukung.

Hybrid Light

Beberapa perangkat menggabungkan infrared dengan cahaya tambahan sesuai kondisi tertentu.

Refleksi Infrared

Pantulan IR dapat terjadi apabila kamera terlalu dekat dengan:

  • dinding;
  • plafon;
  • kaca;
  • permukaan terang.

Akibatnya, gambar malam dapat terlihat berkabut atau terlalu terang.

CCTV Analog HD untuk Rumah dan Usaha

Analog HD masih dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan.

Komponen yang umum digunakan meliputi:

  • kamera Analog HD;
  • DVR/XVR;
  • kabel coaxial;
  • connector BNC;
  • power supply;
  • hard disk surveillance.

Menggunakan Kabel Existing

Kabel CCTV lama tidak otomatis harus diganti.

Pemeriksaan dapat dilakukan pada:

  • kondisi coaxial;
  • BNC;
  • power;
  • sambungan;
  • kualitas gambar.

Jika kabel masih stabil dan kompatibel, jalur tersebut dapat dipertimbangkan untuk tetap digunakan.

IP Camera, NVR dan Jaringan

IP Camera bekerja melalui jaringan data.

Karena itu, kestabilan sistem tidak hanya bergantung pada kamera.

Bagian yang perlu diperhatikan:

  • kabel UTP;
  • terminasi RJ45;
  • switch;
  • PoE;
  • IP address;
  • NVR;
  • router;
  • hard disk.

PoE Switch

Sebelum menambah kamera, periksa:

  • jumlah port;
  • port kosong;
  • power budget;
  • konsumsi daya kamera;
  • panjang kabel;
  • rencana ekspansi.

Port Kosong Tidak Selalu Berarti Daya Masih Cukup

Switch dapat mempunyai port tersedia tetapi total power budget sudah mendekati batas.

Karena itu, jumlah port dan kapasitas daya perlu diperiksa bersama.

Kapasitas NVR

NVR juga perlu disesuaikan berdasarkan:

  • jumlah channel;
  • resolusi kamera;
  • kemampuan decoding;
  • storage;
  • kompatibilitas.

Penambahan Kamera pada Sistem Existing

Tambahan titik kamera dapat memengaruhi lebih dari satu komponen.

Channel DVR/NVR

Periksa apakah recorder masih mempunyai channel yang tersedia.

Resolusi

Kamera baru perlu kompatibel dengan kemampuan recorder.

Power atau PoE

Penambahan kamera meningkatkan kebutuhan daya.

Hard Disk

Semakin banyak kamera, semakin besar data yang disimpan.

Jika sebelumnya hard disk mampu menyimpan rekaman dalam periode tertentu, penambahan kamera dapat memperpendek durasi tersebut.

Network

Pada sistem IP Camera, penambahan titik juga perlu mempertimbangkan jaringan dan switch.

Upgrade CCTV Existing Tanpa Mengganti Semua Perangkat

Pemeriksaan dapat dilakukan secara bertahap:

Kamera → Power/PoE → Connector/Kabel → Network → DVR/NVR → Hard Disk

Kamera

Periksa:

  • kualitas gambar;
  • resolusi;
  • night vision;
  • kondisi fisik;
  • posisi;
  • kompatibilitas.

Kabel

Kabel coaxial atau UTP dapat diperiksa apakah masih stabil.

Recorder

DVR/NVR dapat dievaluasi berdasarkan:

  • jumlah channel;
  • resolusi;
  • kondisi perangkat;
  • storage;
  • fitur monitoring;
  • kompatibilitas.

Hard Disk

Jika masalah hanya rekaman terlalu cepat tertimpa, peningkatan storage dapat lebih relevan daripada mengganti seluruh kamera.

Jasa Pemasangan CCTV dengan Perangkat Milik Pelanggan

Perangkat yang sudah tersedia dapat diperiksa untuk kebutuhan pemasangan.

Pekerjaan dapat berupa:

  • pasang kamera;
  • pasang DVR/NVR;
  • penggunaan kabel existing;
  • tambah titik;
  • relokasi kamera;
  • pemasangan BNC;
  • pemasangan RJ45;
  • konfigurasi IP Camera;
  • setting PoE;
  • konfigurasi recorder;
  • testing.

Informasi dan foto perangkat sebaiknya diberikan terlebih dahulu agar kompatibilitas dapat diperiksa.

Pilihan kamera, recorder, storage dan perangkat pendukung dapat dilihat melalui Produk CCTV.

Kerapian Jalur Instalasi

Instalasi yang terstruktur membantu maintenance dan troubleshooting.

Bagian yang dapat diperhatikan:

  • routing kabel;
  • conduit atau trunking bila diperlukan;
  • junction box;
  • connector;
  • labeling;
  • penamaan channel;
  • posisi power supply;
  • posisi switch;
  • lokasi DVR/NVR;
  • akses maintenance.

Tidak semua bangunan memungkinkan kabel tersembunyi sepenuhnya.

Solusi instalasi perlu menyesuaikan struktur aktual lokasi.

Recording, Playback dan Timestamp

Kamera yang sudah tampil belum berarti sistem sepenuhnya siap digunakan.

Pemeriksaan dapat mengikuti:

Live View → Recording → Playback → Timestamp → Storage

Recording

Pastikan channel yang diperlukan benar-benar merekam.

Playback

Rekaman perlu diuji untuk memastikan dapat dicari dan diputar kembali.

Timestamp

Tanggal dan waktu perlu sesuai.

Storage

Status hard disk serta kapasitas penyimpanan perlu diperiksa.

Menentukan Lama Penyimpanan Rekaman

Target recording dapat berbeda, misalnya:

  • 7 hari;
  • 14 hari;
  • 30 hari;
  • lebih dari 30 hari.

Durasi aktual dipengaruhi oleh:

  • jumlah kamera;
  • resolusi;
  • bitrate;
  • frame rate;
  • codec;
  • mode recording;
  • kapasitas hard disk.

Karena itu, kapasitas storage sebaiknya dihitung berdasarkan konfigurasi sistem.

Monitoring CCTV melalui Smartphone

Pada perangkat yang mendukung, sistem dapat dikonfigurasi untuk Android atau iPhone.

Fitur dapat mencakup:

  • live view;
  • playback;
  • multi-channel;
  • event search;
  • notification.

Ketersediaan fitur bergantung pada:

  • kamera;
  • DVR/NVR;
  • aplikasi;
  • jaringan;
  • koneksi internet;
  • akun pengguna;
  • permission.

Apakah CCTV Tetap Merekam Saat Internet Mati?

Pada sistem dengan recording lokal ke DVR/NVR, internet bukan satu-satunya faktor yang menentukan proses perekaman.

Rekaman lokal pada umumnya tetap dapat berjalan apabila:

  • kamera aktif;
  • recorder aktif;
  • hard disk berfungsi;
  • listrik tersedia;
  • jaringan lokal yang diperlukan normal.
See also  Jasa Pasang CCTV Pulogebang | Solusi Anti-Pencurian

Akses melalui smartphone dari luar lokasi biasanya yang akan terganggu.

Maintenance dan Servis CCTV Lubang Buaya

Gangguan sebaiknya diperiksa dari sumbernya sebelum perangkat diganti.

Kamera Tidak Menampilkan Gambar

Alur pemeriksaan dapat dimulai dari:

Kamera → Connector → Kabel → Power/PoE → DVR/NVR

Kamera Outdoor Sering Offline

Periksa:

  • junction box;
  • connector;
  • kabel;
  • kelembapan;
  • power;
  • PoE;
  • kamera.

DVR/NVR Tidak Merekam

Pemeriksaan dapat meliputi:

  • status hard disk;
  • recording schedule;
  • overwrite;
  • kapasitas;
  • konfigurasi recorder.

Monitoring HP Tidak Terhubung

Periksa:

  • internet;
  • router;
  • jaringan recorder;
  • aplikasi;
  • akun;
  • status perangkat.

Untuk kebutuhan maintenance dan troubleshooting tersedia halaman Servis CCTV.

Estimasi Biaya Jasa CCTV Lubang Buaya

Biaya pekerjaan bergantung pada jenis layanan dan kondisi aktual lokasi.

Pekerjaan Estimasi
Instalasi Connector BNC + DC CCTV Analog Rp100.000 / titik
Pemasangan RJ45 CCTV IP / Kabel UTP Rp100.000 / titik
Maintenance & Cleaning Kamera CCTV Rp150.000 / kamera
Instalasi Line Data UTP Cat 6 + Crimping RJ45 Rp165.000 / titik
Reset Password DVR / NVR Rp200.000 / lot
Instalasi / Ganti Hard Disk DVR / NVR Rp200.000 / unit
Setting PoE Switch / Jaringan CCTV Rp200.000 / unit
Pemasangan / Ganti Power Supply / Adaptor CCTV Rp250.000 / titik
Instalasi Line CCTV Analog / Digital Mulai Rp300.000 / titik
Setting DVR / NVR / IP Camera / Remote Viewing Rp350.000 / lot

Estimasi tersebut bukan harga final.

Nilai pekerjaan dapat dipengaruhi oleh:

  • jumlah titik;
  • panjang kabel;
  • tinggi pemasangan;
  • akses plafon;
  • penggunaan conduit;
  • jaringan;
  • kebutuhan material tambahan;
  • kondisi bangunan;
  • tingkat kesulitan pekerjaan.

Material tambahan sebaiknya dikonfirmasikan sebelum digunakan.

Garansi Produk dan Pekerjaan

Garansi perangkat dan garansi instalasi perlu dibedakan.

Garansi Produk

Ketentuan kamera, DVR/NVR, hard disk, switch dan perangkat lainnya mengikuti brand, distributor atau produk yang digunakan.

Garansi Pekerjaan

Garansi pekerjaan mengikuti scope instalasi dan ketentuan yang disepakati.

Informasi yang sebaiknya diketahui:

  • brand dan tipe perangkat;
  • kapasitas hard disk;
  • material instalasi;
  • scope pekerjaan;
  • pekerjaan tambahan;
  • ketentuan garansi.

Durasi garansi tidak diasumsikan sama untuk semua perangkat maupun pekerjaan.

Contoh Kondisi CCTV dan Cara Pemeriksaannya

Contoh berikut merupakan ilustrasi teknis, bukan klaim proyek tertentu di Lubang Buaya.

Kamera Gerbang Sulit Melihat Detail pada Malam Hari

Evaluasi dapat dilakukan pada:

  • posisi kamera;
  • tinggi pemasangan;
  • arah kendaraan;
  • pencahayaan;
  • lampu kendaraan;
  • exposure;
  • WDR;
  • night mode.

Reposisi atau penyesuaian setting dapat dicoba sebelum memutuskan mengganti perangkat.

Kamera Outdoor Offline Setelah Hujan

Pemeriksaan dapat mengikuti:

Kamera → Junction Box → Connector → Kabel → Power/PoE

Masalah tidak selalu berasal dari unit kamera.

IP Camera Tidak Terdeteksi NVR

Pemeriksaan dapat dimulai dari:

UTP → RJ45 → PoE → IP Address → Network → NVR

Dengan alur tersebut, sumber masalah dapat dibedakan antara kamera, kabel, daya dan jaringan.

Rekaman Terlalu Cepat Tertimpa

Periksa:

  • kapasitas hard disk;
  • jumlah kamera;
  • resolusi;
  • bitrate;
  • frame rate;
  • codec;
  • pola recording.

Jika konfigurasi sudah sesuai tetapi target penyimpanan belum tercapai, kapasitas storage dapat dievaluasi kembali.

Proses Pemasangan CCTV di Lubang Buaya

1. Konsultasi Kebutuhan

Informasi awal dapat meliputi:

  • jenis properti;
  • jumlah lantai;
  • area yang ingin dipantau;
  • jumlah kamera existing;
  • target recording;
  • gangguan yang sedang terjadi.

2. Pemetaan Area

Area dapat dikelompokkan menjadi:

  • akses;
  • aktivitas;
  • penyimpanan;
  • outdoor.

3. Pemeriksaan Infrastruktur

Untuk sistem existing dapat diperiksa:

  • kamera;
  • kabel;
  • connector;
  • power;
  • PoE;
  • switch;
  • DVR/NVR;
  • hard disk;
  • network.

4. Menentukan Pekerjaan

Kebutuhan dapat berupa:

  • instalasi baru;
  • penambahan titik;
  • relokasi;
  • upgrade;
  • maintenance;
  • troubleshooting;
  • pemasangan perangkat milik pelanggan.

5. Instalasi dan Konfigurasi

Perangkat dipasang berdasarkan kondisi aktual bangunan dan kebutuhan yang telah ditentukan.

6. Testing

Pemeriksaan dapat mencakup:

  • live view;
  • recording;
  • playback;
  • timestamp;
  • storage;
  • network;
  • monitoring smartphone.

Informasi yang Sebaiknya Disiapkan Sebelum Survei

Untuk Rumah

  • jumlah lantai;
  • posisi gerbang;
  • carport;
  • akses samping;
  • halaman belakang.

Untuk Ruko dan Toko

  • jumlah lantai;
  • entrance;
  • posisi kasir;
  • ruang stok;
  • pintu belakang;
  • area parkir.

Untuk Kantor atau Sekolah

  • jumlah lantai;
  • pintu masuk;
  • koridor;
  • area kerja;
  • parkir;
  • kondisi jaringan.

Untuk Sistem Existing

Jika tersedia, siapkan:

  • jumlah kamera;
  • brand;
  • model DVR/NVR;
  • jenis kabel;
  • kapasitas hard disk;
  • PoE switch;
  • gejala gangguan;
  • foto perangkat.

Informasi tersebut dapat disampaikan melalui Jadwal Survei CCTV.

Area Layanan Jasa Pasang CCTV di Cipayung

CCTV Cibubur melayani pemasangan, penambahan titik, upgrade, maintenance dan troubleshooting CCTV di Lubang Buaya serta wilayah Cipayung dan sekitarnya.

Untuk cakupan layanan Cipayung tersedia halaman Jasa Pasang CCTV Cipayung.

Informasi layanan wilayah lainnya dapat dilihat melalui:

Untuk cakupan Jakarta Timur yang lebih luas tersedia Jasa Pasang CCTV Jakarta Timur.

Untuk kebutuhan kawasan Cibubur dan sekitarnya tersedia pula landing page Jasa Pasang CCTV Cibubur.

Produk, Servis dan Portofolio CCTV

Pilihan kamera, DVR/NVR, hard disk, PoE switch dan perangkat pendukung tersedia melalui Produk CCTV.

Untuk maintenance dan troubleshooting dapat melihat Servis CCTV.

Contoh hasil instalasi tersedia pada Portofolio CCTV.

Informasi mengenai CCTV Cibubur tersedia melalui Tentang Kami, sedangkan komunikasi langsung dapat dilakukan melalui Kontak.

Untuk membantu menentukan jumlah titik dan kebutuhan instalasi tersedia Jadwal Survei CCTV.

FAQ Jasa Pasang CCTV Lubang Buaya

1. Apakah melayani pemasangan CCTV rumah di Lubang Buaya?

Ya. Kamera dapat direncanakan berdasarkan gerbang, carport, pintu utama, akses samping, halaman belakang dan kebutuhan area lainnya.

2. Apakah melayani pemasangan CCTV untuk ruko dan toko?

Bisa. Area yang dapat dipertimbangkan meliputi entrance, kasir, display, ruang stok, tangga, akses belakang dan parkir.

3. Apakah perangkat CCTV yang sudah dibeli sendiri bisa dipasang?

Bisa. Informasi kamera, DVR/NVR, switch, kabel dan perangkat lainnya sebaiknya diberikan terlebih dahulu agar kompatibilitas dapat diperiksa.

4. Apakah CCTV existing harus diganti semuanya ketika upgrade?

Tidak selalu. Kamera, kabel, connector, power, DVR/NVR, PoE switch, hard disk dan jaringan dapat diperiksa terlebih dahulu.

5. Apakah bisa menambah kamera pada DVR atau NVR yang sudah digunakan?

Bisa apabila channel, resolusi, storage, daya dan kompatibilitas masih mendukung.

6. Apakah CCTV dapat dipantau melalui HP?

Pada perangkat yang mendukung, CCTV dapat dikonfigurasi untuk live view dan playback melalui smartphone.

7. Apakah CCTV tetap merekam jika internet mati?

Pada sistem recording lokal ke DVR/NVR, rekaman umumnya masih dapat berjalan selama kamera, recorder, hard disk dan listrik tetap berfungsi.

8. Mengapa kamera outdoor sering bermasalah setelah hujan?

Penyebab dapat berasal dari junction box, connector, kabel, kelembapan, power atau PoE. Kamera tidak selalu menjadi sumber gangguan.

9. Berapa estimasi pemasangan CCTV per titik?

Instalasi line CCTV Analog atau Digital tersedia mulai Rp300.000 per titik. Nilai akhirnya menyesuaikan kondisi pekerjaan.

10. Apakah survei dapat dilakukan sebelum menentukan jumlah kamera?

Bisa. Survei membantu melihat akses, blind spot, pencahayaan, kabel, power, jaringan, recorder dan kebutuhan storage sebelum jumlah kamera ditentukan.

Konsultasikan Kebutuhan CCTV Lubang Buaya

Kebutuhan CCTV untuk rumah, ruko, kantor, sekolah, kos maupun tempat usaha dapat berbeda berdasarkan fungsi area, kondisi bangunan, jumlah akses dan target penyimpanan rekaman.

Konsultasi dapat digunakan untuk membahas:

  • instalasi CCTV baru;
  • penambahan kamera;
  • pemasangan perangkat milik pelanggan;
  • relokasi;
  • upgrade CCTV existing;
  • maintenance;
  • troubleshooting;
  • storage;
  • monitoring smartphone.

Telepon: 0851-2477-7581

WhatsApp: Konsultasi CCTV Lubang Buaya

Jadwal Survei: Konsultasikan kebutuhan dan waktu survei CCTV

Scroll to Top